Malam Raghaib adalah malam Jum’at pertama di bulan Rajab, Kamis malam 17 Juni 2010. Pada malam Raghaib semua malaikat berkumpul di Ka'bah dan sekitarnya untuk memohonkan hamba-hamba Allah swt kepada-Nya. Pada malam Raghaib terdapat dua keutamaan malam yang menyatu dalam satu malam, yaitu: Keutamaan malam Jum’at sebagai penghulu malam, dan keutamaan Raghaib itu sendiri. Semoga kita tergolong kepada mereka yang dimohonkan oleh para malaikat. Sehingga Allah swt mengampuni dosa-dosa kita, mengijabah doa kita, dan menunaikan hajat kita. Keutamaan Malam Raghaib Rasulullah saw bersabda: “Bulan Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan ummatku. Barangsiapa yang berpuasa pada seluruh harinya, maka wajib bagi Allah: mengampuni semua dosa-dosanya yang lalu, menjaga sisa umurnya, dan menyelamatkannya dari kehausan pada hari kiamat.” Kemudian salah seorang sahabat yang usianya sangat tua berdiri lalu berkata: Ya Rasulullah, aku sudah lemah tak mampu berpuasa sebulan penuh. Kemudian Rasulullah saw bersabda: “Tidak ada seorang pun yang berpuasa pada hari Kamis pertama di bulan Rajab, kemudian ia melakukan shalat sunnah antara shalat Maghrib dan Isya’ …, kecuali Allah mengampuni semua dosanya walaupun seperti buih di lautan, dan pada hari kiamat ia akan diizinkan untuk memberi syafaat kepada tujuh ratus orang dari keluarganya yang seharusnya masuk ke neraka.” (Al-Wasail 8: 98, hadis ke 10172) Tentang keutamaan malam Raghaib, Allamah Al-Majlisi meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: “Allah akan mengampuni dosa-dosa orang yang melakukan shalat sunnah pada malam Raghaib. Sehingga sesudah meninggal, pada malam pertama ia dikuburkan, Allah akan mengirimkan pahala shalat ini dalam wujud makhluk yang wajahnya sangat indah dan lisannya sangat fasih, lalu makhluk itu berkata: Wahai kekasihku, berbahagialah! Aku akan menyelamatkanmu dari segala yang menakutkan. Ia bertanya: siapakah kamu, aku belum pernah melihat wajah yang lebih indah dari wajahmu, tidak pernah mendengar ucapan yang lebih fasih dari ucapanmu, tidak pernah mencium aroma yang lebih harum dari aromamu? Makhluk itu menjawab: wahai kekasihku, aku adalah pahala shalat yang kamu lakukan di malam itu di negeri itu, di bulan itu dan tahun itu. Aku datang pada malam ini untuk menunaikan hakmu, menghibur kesendirianmu, dan menghilangkan kesepianmu. Jika hari kiamat terjadi aku akan menaungimu di atas kepalamu, maka berbahagialah karena engkau tidak akan pernah kehilangan kebaikan selamanya." (Mafatihul Jinan, bab 2, fasal 1) Cara shalat Sunnah Malam Raghaib Melakukan puasa di siang harinya yaitu hari Kamis pertama bulan Rajab, kemudian melakukan shalat sunnah dua belas rakaat (setiap dua rakaat salam) antara shalat maghrib dan Isya’. Setiap rakaat, sesudah Fatihah membaca surat Al-Qadar (3 kali) dan Al-Ikhlash (12 kali). Setelah selesai melakukan shalat membaca (7 kali): اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى مُحَمَّد النَّبِيِّ الاُْمِّيِّ وَعَلى آلِهِ Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin an-nabiyyil ummi wa ‘alâ âlihi. Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad Nabi yang ummi dan kepada keluarganya. Kemudian sujud (di luar shalat) sambil membaca (70 kali): سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلائِكَةِ وَالرُّوحِ Subbûhun Quddûsun Rabbul malâikati war-rûh. Maha Suci dan Maha Quddus Tuhannya malaikat dan Ar-Ruh Sesudah sujud membaca: رَبِّ اغْفِرْ وَ ارْحَمْ وَ تَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيُّ اْلأَعْظَمُ Rabbighfirlî warham wa tajâwaz ‘ammâ ta’lamu innaka Antal ‘aliyyul a’zham. Tuhanku, ampuni aku, sayangi aku dan maafkan dosa-dosaku yang telah Engkau ketahui, sesungguhnya Engkau Maha Tinggi dan Maha Agung. Kemudian sujud kembali dan membaca seperti dalam sujud yang pertama. Kemudian dalam keadaan sujud sampaikan hajat Anda kepada Allah swt, insya Allah hajat Anda akan tercapai. (Mafatihul Jinan, bab 2, pasal 1) Amalan dan doa2 di bulan Rajab secara lengkap download klik di sini
Syamsuri Rifai
http://shalatdoa.blogspot.com
Sumber : Alfusalam
Kamis, 17 Juni 2010
Keutamaan Malam Raghaib dan Amalannya
Senin, 01 Juni 2009
Diri Kita Tatkala Di Dalam Perut Ibunda
Foto-foto di bawah ini memperlihatkan proses apa saja yang terjadi pada sang janin hingga pada akhirnya ia menjadi seorang manusia. Prosesnya dijelaskan secara bertahap dimulai dari minggu ke 8. Mari kita mulai perjalanan ini.
“Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya.
Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS 3:6)


Dimulai pada minggu ke 4-8:
Terjadi pembentukan awal embrio (manusia dini) yang sudah memiliki sistim vaskuler (peredaran darah). Jantung janin mulai berdetak, dan semua organ tubuh lainnya mulai terbentuk. Muncul tulang-tulang wajah, mata, jari kaki, dan tangan. Pada fase ini pun sudah terbentuk kantung ketuban yang terdiri dari dua selaput tipis. Selaput ini berisi air ketuban tempat bayi terapung di dalam rahim. Air ketuban akan menjaga bayi dari cedera akibat benturan dari luar selama masa kehamilan.

Pada minggu ke 8-12:
Organ-organ tubuh utama janin telah terbentuk. Bentuk kepalanya pun kini lebih besar dibandingkan dengan badannya, sehingga dapat menampung otak yang terus berkembang dengan pesat. Ia juga telah memiliki dagu, hidung, dan kelopak mata yang jelas. Di dalam rahim, janin mulai dapat melakukan aktifitas seperti menendang dengan lembut.
Pada minggu ke 12-16:
Paru-parunya janin mulai berkembang dan detak jantungnya dapat didengar melalui alat ultrasonografi (USG). Wajahnya mulai dapat membentuk ekspresi tertentu, dan di matanya mulai tumbuh alis dan bulu mata. Kini ia dapat memutar kepalanya dan membuka mulut. Rambutnya mulai tumbuh kasar dan berwarna. Bahkan kakinya pun sudah tumbuh lebih panjang dari tangannya.

Pada minggu ke 16-20:
Hidung dan telinga tampak jelas, kulit merah, rambut mulai tumbuh, dan semua bagian sudah terbentuk lengkap. Pembuluh darah terlihat dengan jelas pada kulit janin yang tipis. Tubuhnya ditutupi rambut halus yang disebut lanugo. Si kecil kini mulai lebih teratur dan terkoordinasi. Ia bisa mengisap jempol dan bereaksi terhadap suara ibunya.
Pada minggu ke 20-24:
Pada saat ini, alat kelaminnya mulai terbentuk, cuping hidungnya terbuka, dan ia mulai melakukan gerakan pernapasan. Pusat-pusat tulangnya pun mulai mengeras. Selain itu, kini ia mulai memiliki waktu-waktu tertentu untuk tidur.

Berkat teknologi 3D Ecography, anda bisa melihat sang janin dengan jelas, bahkan ekspresi wajahnya...

Pada minggu ke 24-28:
Di bawah kulit, lemak sudah mulai menumpuk. Di kulit kepala rambut mulai bertumbuhan, kelopak matanya membuka, dan otaknya mulai aktif. Ia dapat mendengar sekarang, baik suara dari dalam maupun dari luar (lingkungan). Ia dapat mengenali suara ibunya dan detak jantungnya bertambah cepat jika ibunya berbicara

Pada minggu ke 28-32:
Walaupun gerakannya sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip akibat melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paru-parunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup. Si kecil kini sudah terbentuk dengan sempurna.
Pada minggu ke 36:
Sang bayi kerap berlatih bernafas, mengisap, dan menelan. Rambut-rambut halus di sekujur tubuhnya telah menghilang dan badannya menjadi lebih bulat. Bayi yang dikandung oleh sebagaian wanita yang hamil untuk pertama kalinya akan mengalami penurunan, yaitu turunnya kepala ke rongga panggul (bayi sudah “turun”).
Pada minggu ke 38:
Kepalanya telah berada pada rongga panggul, siap untuk dilahirkan. Hal tersebut menunjukkan bahwa waktu persalinan sudah dekat. Kini, sang bayi seolah-olah “mempersiapkan diri” bagi kelahirannya ke dunia.

Pada minggu ke 40 [9 Bulan]:
Apa yang dulunya hanyalah sebuah sel, sekarang telah menjadi manusia. Dalam beberapa hari, plasenta akan mengambil alih dan memberi sinyal bahwa bayi telah siap untuk dilahirkan. Sang bayi masih tidur dengan tenang di dalam rahim ibunya. Ia tidak mengetahui bahwa sesaat lagi ia akan meninggalkan “rumah”nya untuk melewati proses terbesar dalam kehidupannya yaitu KELAHIRAN! Walaupun proses ini menyakitkan bagi sang ibu dan sang bayi tetapi melalui hal inilah…
KEAJAIBAN KEHIDUPAN TERJADI!
“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam” (QS 1:2)
Sumber : Yang Mengenal Dirinya, Mengenal Tuhannya
Kamis, 21 Mei 2009
IKHLAS YANG SEMPURNA
Tapi kenyataannya untuk mencapai ikhlas itu sangatlah sulit... Ketika kita menolong seseorang tapi dengan niat ingin dipuji oleh orang lain maka itu akan menjadi sia-sia belaka...
Betapapun besarnya bantuan kita terhadap orang tersebut namun jika niat kita bukan karena Allah semata maka itu sungguh sia-sia karena tidak akan mendapat pahala... Jadi kunci utama dari ikhlas adalah niat dalam hati kita...
Ketika kita melihat orang yang sedang kesusahan dan dalam hati kita berkata “Andai saja aku punya banyak uang, maka aku akan menolongnya”,,, sekedar diniatkan dengan ikhlas walaupun niat itu belum terwujud, Allah telah mencatatkan pahala buat kita...
Jadi ikhlas juga cerminan hati kita yang bersih... Dan untuk bisa ikhlas tidaklah mudah, banyak sekali rintangan yang harus kita hadapi... Karena banyak sekali godaan yang tak henti-hentinya mengganggu kita... Dan setan itu akan terus menggoda seseorang yang mempunyai niat yang baik...
Agar kita bisa berbuat ikhlas mungkin kita harus memperbanyak berdoa kepada Allah agar seluruh amalan kita menjadi ikhlas hanya mengharap ridho dari-Nya bukan karena orang lain...
Selalu menyembunyikan amal kebaikan kita yaitu melakukan kebaikan tanpa diketahui oleh orang lain... Merasa takut kalau amal perbuatan kita tidak di terima Allah, takut kalau kebaikan kita hanya sia-sia belaka... Karena keikhlasan itu tidak hanya ketika kita sedang melakukan amal kebaikan,,, namun keikhlasan itu harus ada baik sebelum atau sesudah kita melakukan amal kebaikan...
Ikhlas itu persoalan hati,,, hanya Allah saja yang bisa mengetahui hati kita,,, ikhlas ibarat sebuah jarum di malam gelap gulita, yang tak akan pernah terlihat sebelum ada cahaya yang meneranginya...
Menilai seseorang apakah ia ikhlas atau tidak dalam beramal itu sangat sulit,,, karena kita tak pernah tau hati seseorang... Ikhlas juga bagaikan jiwa sementara amal perbuatan adalah tubuhnya...
Ikhlas ternyata begitu sangat penting dalam berbuat... Karena ikhlas,,, seseorang akan menerima apa pun yang ada pada dirinya... Dia akan menerima setiap kekurangan yang ada pada dirinya,,, menerima jika dia memiliki hidung tidak mancung,jadi tidak perlu melakukan operasi plastik,,, menerima kalau dia terlahir cacat,,, jadi tidak merasa rendah diri,,, menerima kalau dia dilahirkan dari keluarga miskin jadi dia tidak usah usah berbuat jahat untuk menjadi kaya tapi justru dia akan giat bekerja untuk tidak miskin lagi...
Sudahkah kita ikhlas??? semoga saja kita termasuk dari orang-orang yang selalu ikhlas... Baik terhadap diri kita maupun terhadap orang lain... Semoga kita tidak termasuk ke dalam golongan “riya” karena kebalikan dari “ikhlas” adalah riya... Karena sifat itu sangat dicela oleh Allah... Tapi kadang kita sering lupa terhadap pujian yang kita terima sehingga kita menjadi sombong dan lupa diri...
Minggu, 17 Mei 2009
Memilih Menjadi Dewasa
Berbeda sekali jika kita melihat definisi dewasa dari kacamata sosiologis masyarakat indonesia yang heterogen... Setiap masyarakat berdasarkan kultur dan budaya masing-masing memiliki pemaknaan yang berbeda-beda... Namun secara umum mayoritas masyarakat Indonesia melihat kedewasaan berdasarkan kecerdasan intelektual,,, emosional,,, dan spiritual... Nilai-nilai inilah yang kiranya baik kita terapkan dan berdayakan.
Siapakah sosok dewasa yang patut menjadi suri tauladan??? Jawabannya adalah Nabi Muhammad saw. Beliau adalah satu dari sekian banyak sosok dewasa yang patut kita teladani... Sesosok pemimpin yang berhasil mengekspansi Islam hingga ke seluruh dunia... Manusia yang dalam dirinya terkumpul contoh-contoh yang baik... Seorang yang terakui kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritualnya...
Kedewasaan sebuah lembaga juga bisa terlihat dari terpenuhinya indikator-indikator di atas... Mengingat lembaga adalah sebentuk organisasi di mana di dalamnya adalah orang-orang yang memiliki tujuan yang sama... Maka sudah barang tentu kedewasaan lembaga harus dibangun dari SDM yang ada di dalamnya...
Awali hari dengan berucap dan bersikap dalam kepantasan-kepantasan menjadi dewasa. Semangat!
Sumber : Daarut Tauhid Jakarta
Kamis, 14 Mei 2009
Ciri Kedewasaan
Alhamdulillaahirabbil 'aalamiin,,, Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala aalihi washahbihii ajmai 'iin... Semoga Allah yang mengenggam langit dan bumi,,, membuka pintu hati kita semua agar dapat memahami hikmah dibalik kejadian apapun yang menimpa... Dan semoga Allah membimbing kita untuk bisa menyikapi kejadian apapun dengan sikap terbaik kita...
Ciri khas umat Dewasa diawali dengan Diam Aktif... Yaitu kemampuan untuk menahan diri dalam berkomentar... Orang yang memiliki kedewasaan dapat dilihat dari sikap dan kemampuannya dalam mengendalikan lisannya... Seorang anak kecil, saudaraku apa yang dia lihat biasanya selalu dikomentari...
Orang tua yang kurang dewasa mulutnya sangat sering berbunyi,,, semua hal dikomentari. Ketika dia melihat sesuatu langsung dipastikan akan dikomentari,,, ketika menonton televisi misalnya. Komentar dia akan mengalahkan suara dari televisi yang dia tonton... Penonton tv yang dewasa itu senantiasa bertafakur,,, acara yang dia tonton senantiasa direnungkan (tentunya acara yang bermanfaat) dan memohon dibukakan pintu hikmah kepada Allah, Subhanallah...
Ketika menyaksikan demonstrasi dia bertafakur... "beginilah kalau negara belum matang, setiap waktu demo”,,, kata-kata yang dikeluarkan jauh dari kearifan... Ternyata sangat mudah menghina,,, mencaci,,, dan memaki itu "Seseorang yang pribadinya matang dan dewasa bisa dilihat dari komentar-komentarnya,,, semakin terkendali insya Allah akan semakin matang...
Ciri kedewasaan selanjutnya dapat dilihat dari empati... Anak-anak biasanya belum dapat meraba perasaan orang lain,,, orang yang bertambah umurnya tetapi tidak dapat meraba perasaan orang lain berarti belum dapat disebut dewasa...
Kedewasan seseorang dapat dilihat dari keberanian melihat dan meraba perasaan orang lain... Seorang ibu yang dewasa dan bijaksana dapat dilihat dari sikap terhadap pembantunya yaitu tidak semena-mena menyuruh... Walaupun sudah merasa menggajinya tetapi bukan berarti berkuasa... Bukankah ketika kita di kantor lembur pasti ingin dibayar lebih??? Tetapi pembantu lembur tidak ada lebihan gaji??? Semakin orang hanya mementingkan perasaannya saja maka akan semakin tidak bijaksana. Semakin orang bisa meraba penderitaan orang lain insya Allah akan semakin bijak... Percayalah,,, tidak akan bijaksana orang yang hidupnya hanya memikirkan perasaannya sendiri...
Orang yang dewasa, cirinya hati-hati (Wara’) dalam bertindak... Orang yang dewasa benar-benar berhitung,,, kehati-hatian memilih kata,,, mengambil keputusan,,, mengambil sikap,,, karena orang yang tidak dewasa cenderung untuk bersikap ceroboh... Orang yang dewasa terlihat dalam kesabarannya (sabar),,, kita ambil contoh,,, di dalam rumah seorang ibu mempunyai 3 orang anak,,, yang satu menangis,,, kemudian yang lainnya pun ikut menangis sehingga lama-kelamaan menjadi empat orang yang menangis... Mengapa??? karena ternyata ibunya menangis pula...
Ciri orang yang dewasa adalah sabar,,, dalam situasi sesulit apapun lebih tenang,,, mantap dan stabil. Sahabat-sahabat,,, seseorang yang dewasa benar-benar mempunyai sikap yang amanah,,, memiliki kemampuan untuk bertanggung jawab... Untuk melihat kedewasaan seseorang dapat dilihat dari kemampuannya bertanggungjawab... nafkah yang halal dan mendidik anak istrinya...
Sebagai contoh,,, seorang ayah dapat dinilai bertanggung jawab atau tidak yaitu dalam cara mencari... Bukan masalah kehidupan dunia yang menjadi masalah,,, tetapi mampu atau tidak mempertanggungjawabkan anak-anak ketika pulang ke akhirat nanti... Ke surga atau neraka??? Oleh karena itu orang tua harus bekerja keras untuk menjadi jalan kesuksesan anak-anaknya di dunia dan akhirat...
Pernah ada seorang teman menyekolahkan anak-anaknya ke luar negeri,,, tetapi ketika ditanya tentang sholatnya ternyata tidak berjalan dengan baik karena orang-orangnya tidak ada yang sholat sehingga melakukannya pun hanya kadang-kadang... Apalagi shalat Jumat,,, sangat jarang dilaksanakan,,, dengan alasan masjidnya jauh...
Lalu kenapa disekolahkan di Luar Negeri??? alasannya adalah sebentar lagi globalisasi,,, ketika perdagangan bebas anak harus disiapkan... Tetapi bagaimana jika sebelum perdagangan bebas anaknya meninggal dunia??? sudah disiapkan belum pulang ke akherat??? orang yang dewasa akan berpikir keras bagaimana anak-anaknya bisa selamat? Jangan sampai di dunia berprestasi tapi di akherat celaka...
Sahabat-sahabatku,,, tidak cukup merasa bangga dengan menjadi tua,,, mempunyai kedudukan,jabatan,,, karena semua itu sebenarnya hanyalah topeng,,, bukan tanda prestasi... Prestasi itu adalah ketika kita semakin matang,,, dan semakin dewasa...
Kesuksesan kita adalah bagaimana kita bisa memompa diri kita dan menyukseskan orang-orang disekitar kita,,, kalau ingin tahu kesuksesan kita coba lihat perkembangan keluarga kita,,, istri dan anak-anak kita maju tidak??? lihat sanak saudara kita pada maju tidak??? Jangan sampai kita sendirian yang maju,,, tapi sanak saudara kita hidup dalam kesulitan,,, ekonominya seret,,, pendidikan seret,,, sedang kita tidak ada kepedulian... Berarti itu sebuah kegagalan,,, kedewasaan seseorang itu dilihat dari bagaimana kemampuan memegang amanah??? Wallahu’alam
—and/mikha—
manajemenqolbu.com
Sumber : Daarut Tauhiid Jakarta
Senin, 20 April 2009
EFFECTS OF COLD WATER

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat kiriman email dari seorang teman,,, mudah"an artikel ini berguna untuk kita semua.
Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan,,, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!... Secara logik..., mungkin ada kebenarannya...
Orang-orang China dan Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan... dan bukannya air ES...
Mungkin sudah tiba masanya kita meniru kebiasaan minum air panas / hangat sewaktu menikmati hidangan!!!! Kita tidak akan kehilangan apa-apa... malah akan mendapat faedah dari kebiasaan ini.
Kepada siapa yang suka minum air ES,,, artikel ini sesuai untuk anda baca... Memang enak dan segar minum air ES selepas makan,,, tetapi akan berakibat fatal !!
Walaubagaimanapun, Air ES akan membekukan makanan berminyak yang baru kita makan... Ia akan melambatkan proses pencernaan kita... Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus,,, ia akan menyempitkan banyak saluran dan lama kelamaan ia akan menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk dan menuju ke arah mendapat berbagai PENYAKIT...
Jalan terbaik..... adalah untuk minum sup panas atau air PANAS/hangat selepas makan...
Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian atas dada anda.
Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada serangan pertama serangan jantung.
Keletihan dan berkeringat adalah tanda-tanda pada umumnya.
Malah 60% pengidap SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur. Marilah kita berwaspada dan berhati-hati.
Lebih banyak kita tahu, lebih cerah peluang kita untuk terus hidup...
PAKAR SAKIT JANTUNG berkata,
"jika semua orang yang mendapat email ini menghantar kepada 10 orang yang lain,,,"
beliau yakin akan dapat menyelamatkan satu nyawa.
Baca ini.... ia juga mungkin dapat menyelamatkan nyawa anda!!!!.
**Jadilah teman yang setia dan teruskan menghantar artikel ini kepada teman-teman yang anda sayangi..... !!!!
Senin, 29 Desember 2008
Selamat Tahun Baru Hijriah
Tahun lalupun berkesan
Masih melambai di puncang kenangan
Kenangan manis
Kenangan pahit
Antara tawa dan tangis
Antara do'a dan dosa
Tahun barupun kini datang kembali
Membuat lembaran bagi insan beriman
Buat tulisan tinta-tinta kebaikan
dan merangkul kesunyian yang bertaburan
adalah pangkal pancaran kalam Illahi
buat penerang hidup manusia di setiap saat
Membunuh segala nafsu
Membunuh segala dengki
hingga rongga-rongga dan qalbu
yang penuh terisi dengan taqwa
Kamis, 25 Desember 2008
Tahun Baru Hijriyah
Itu artinya,,, hijrah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam... Beserta para sahabatnya ke madinah telah berumur 1430 tahun... Sebuah peristiwa bersejarah yang patut dikenang...
Didalam tahun baru hijriah ini selayaknya,,, kita sebagai muslim yang taat,,, mengintrospeksi diri dengan semua apa-apa yang telah kita perbuat... Dan memilih semua bentuk amalan yang baik untuk tetap kita pertahankan dan kita tingkatkan porsi amalan yang baik untuk kita kerjakan... Dan meninggalakan semua perbuatan yang tidak bermanfaat,,, baik untuk diri kita ataupun orang sekitar kita...
Dan jika dimasa-masa lalu masih banyak berbagai keburukan yang kita lakukan,,, maka marilah kita ganti keburukan itu dengan semangat memperbanyak amalan-amalan saleh... Kapan lagi kita memperbaiki diri,,, kalau bukan dimulai dari sekarang??? Dan pantaskah kita menundanya??? Padahal kita tidak tahu kapan kehidupan didunia ini berakhir??? Dan juga ingatlah!!! bahwa Allah SWT tidak menjadikan kehidupan didunia ini abadi,,, firmannya dalam Al-Qur'an surat Al-Anbya 34-35 yang artinya : Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu Muhammad, maka jika kalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap-tiap bernyawa akan merasakan mati, kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kepada kamilah kamu sekalian dikembalikan.
Ayat diatas sungguh sangat jelas menerangkan,,, bahwa kehidupan didunia ini tidak kekal, dan semua yang bernyawa pasti akan merasakan kematian...
Tanda tanda zaman menuju kiamat sudah banyak terjadi... Allah SWT sudah memberikan kita nikmat Iman,,, nikmat Islam,,, akal dan pikiran yang mana berbeda dengan makhluk Allah SWT yang lainnya yaitu hewan dan jin... Oleh karena itu gunakanlah nikmat yang telah Allah SWT berikan tersebut guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dengan rasa cinta dan harap kepada Allah SWT semata...
Semoga kita menjadi hamba yang pandai bersyukur kepada Allah SWT karena hamba yang pandai bersyukur adalah golongan yang sedikit... aamiin...
Senin, 22 Desember 2008
Hari Ibu
Hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia...
Tentu kita masih ingat lagu ini,,, lagu di masa kecil dulu... Ibu yang mengandung kita selama 9bln,,, ibu yang menyusui kita selama 2thn (bahkan mungkin ada yg lebih),,, ibu yang mengasuh n mendidik kita sedari kita kecil,,, tanpa mengeluh dan tanpa rasa lelah...
Kisah Siti Hajar dan Ismail di mekkah sarat akan teladan yang luar biasa akan perjuangan seorang ibu untuk mempertahankan kehidupan anaknya...
Beliau berlari-lari mencari air di tengah padang yang tandus,,, dalam kondisi yang lemah karena baru melahirkan... Pengorbanan dan kasih sayang seorang ibu memang luar biasa..
Sejarah Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Konggres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di gedung yang kemudian dikenal sebagai Mandalabhakti Wanitatama di Jalan Adisucipto. Dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Sumatera. Hasil dari kongres tersebut salah satunya adalah membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani).
Organisasi perempuan sendiri sudah ada sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain.
Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia. Pemimpin organisasi perempuan dari berbagai wilayah se-Nusantara berkumpul menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum perempuan. Berbagai isu yang saat itu dipikirkan untuk digarap adalah persatuan perempuan Nusantara; pelibatan perempuan dalam perjuangan melawan kemerdekaan; pelibatan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa; perdagangan anak-anak dan kaum perempuan; perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita; pernikahan usia dini bagi perempuan, dan sebagainya. Tanpa diwarnai gembar-gembor kesetaraan jender, para pejuang perempuan itu melakukan pemikiran kritis dan aneka upaya yang amat penting bagi kemajuan bangsa.
Penetapan tanggal 22 Desember sebagai perayaan Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938. Peringatan 25 tahun Hari Ibu pada tahun 1953 dirayakan meriah di tak kurang dari 85 kota Indonesia, mulai dari Meulaboh sampai Ternate.
Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga kini.
Misi diperingatinya Hari Ibu pada awalnya lebih untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa ini. Dari situ pula tercermin semangat kaum perempuan dari berbagai latar belakang untuk bersatu dan bekerja bersama. Di Solo, misalnya, 25 tahun Hari Ibu dirayakan dengan membuat pasar amal yang hasilnya untuk membiayai Yayasan Kesejahteraan Buruh Wanita dan beasiswa untuk anak-anak perempuan. Pada waktu itu panitia Hari Ibu Solo juga mengadakan rapat umum yang mengeluarkan resolusi meminta pemerintah melakukan pengendalian harga, khususnya bahan-bahan makanan pokok. Pada tahun 1950-an, peringatan Hari Ibu mengambil bentuk pawai dan rapat umum yang menyuarakan kepentingan kaum perempuan secara langsung.
Satu momen penting bagi para wanita adalah untuk pertama kalinya wanita menjadi menteri adalah Maria Ulfah di tahun 1950. Sebelum kemerdekaan Kongres Perempuan ikut terlibat dalam pergerakan internasional dan perjuangan kemerdekaan itu sendiri. Tahun 1973 Kowani menjadi anggota penuh International Council of Women (ICW). ICW berkedudukan sebagai dewan konsultatif kategori satu terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa.
Kini, Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu, memuji ke-ibu-an para ibu. Berbagai kegiatan pada peringatan itu merupakan kado istimewa, penyuntingan bunga, pesta kejutan bagi para ibu, aneka lomba masak dan berkebaya, atau membebaskan para ibu dari beban kegiatan domestik sehari-hari.
Berbakti kepada Ibu
Untuk menunjukkan rasa sayang terhadap ibu tak harus selalu menunggu datangnya hari ibu,,, setiap waktu,,, setiap saat kita dapat menunjukkannya dengan berbakti kepadanya...
Dalam hal berbakti kepada kedua orangtua,,, Islam menempatkan ibu pada posisi di atas posisi ayah... Nabi SAW bersabda,,, “Kewajiban anak berbakti kepada ibu berbanding dua kali lipat berbakti kepada ayah.” Bahkan,,, ketika ada seorang sahabat yang meminta izin untuk bisa turut berperang,,, Nabi lebih mengutamakan berbakti pada ibu daripada berjihad pada sahabat itu...
Penghormatan Islam terhadap posisi ibu terkait dengan begitu besarnya peran ibu dalam proses terlahirnya seseorang ke dunia... Allah SWT berfirman, “Ibunya mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan,” (Q.S. Al-Ahqaf [46]: 15). Di ayat yang lain, Allah juga berfirman, “Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu-bapakmu,” (Q.S. Luqman [31]: 14).
Disadari atau tidak,,, kita sering kali mengabaikan keberadaan ibu kita... Interaksi kita dengan dunia luar membuat kita—sengaja atau tidak—lupa bahwa ada surga di rumah kita, yaitu ibu... Ketika sudah berkeluarga,,, waktu kita juga seolah hanya tersita untuk pekerjaan dan keluarga kita sendiri,,, sementara orangtua kita menempati posisi kesekian dalam daftar prioritas pemanfaatan waktu... Padahal,,, Rasulullah SAW berpesan,,, “Ridha Allah itu tergantung pada keridhaan orangtua kita.”
Mungkin satu hal yang bisa dilakukan untuk menebus kesalahan kita kepada orangtua itu adalah mendoakannya... Doa untuk orangtua yang diajarkan Nabi,,, “Ya Allah, ampuni saya dan kedua orangtua saya sebagaimana keduanya telah mendidik saya di waktu kecil.”
Rabu, 17 Desember 2008
Kenangan.....
terbayang perjalanan yang begitu kejam
dapatkah kau sentuh hati yang dingin
memendam kebekuan dan keinginan
seperti apakah kisah hidup yang kau inginkan
suatu kisah yang sangat hidup dalam pikiran
bayangan dan kenangan yang selalu tersimpan
Apakah masih kau tutup hatimu???
Do'aku menyertaimu
Sinar kehidupan
Terpancar dimatamu
Terang dan menyilaukan
Selengkapnya...
Rabu, 10 Desember 2008
Idul Adha
Kata Idul Adha (عيد الأضحى) artinya kembali kepada semangat berkurban. Berbeda dengan Idul Fitri yang artinya kembali kepada fitrah. Bila Idul Fitri berkaitan dengan ibadah Ramadhan, di mana setiap hamba Allah selama Ramadhan benar-benar disucikan sehingga mencapai titik fitrah yang suci, tetapi dalam Idul Adha tidak demikian. Idul Adha lebih berupa kesadaran sejarah akan kehambaan yang dicapai nabi Ibrahim dan nabi Ismail alaihis salam. Karenanya di hari tersebut ibadah yang paling utama adalah menyembelih kurban sebagai bantuan terhadap orang-orang miskin.
Dalam perspektif penanggalan, Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 (dua belas) yang sekaligus bulan terakhir dalam penanggalan Hijriah. Penanggalan Hijriah merupakan sistem penanggalan yang didasarkan pada siklus pergerakan Bulan mengelilingi Bumi.
Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan shalat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah shalat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.
Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam.
Pusat perayaan Idul Adha adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat Mekkah. Di sini ada tiga tiang batu yang melambangkan Iblis dan harus dilempari batu oleh umat Muslim yang sedang naik Haji.
Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim.
Dalam surah Ash Shaffat 100-111, Allah swt. menggambarkan kejujuran nabi Ibrahim dalam melaksanakan ibadah kurban. Indikatornya dua hal:
Pertama, al istijabah al fauriyah yakni kesigapannya dalam melaksanakan perintah Allah sampai pun harus menyembelih putra kesayangannya.
Ini nampak ketika nabi Ibrahim langsung menemui putranya Ismail begitu mendapatkan perintah untuk menyembelihnya. Di saat yang sama ia langsung menawarkan perintah tersebut kepadanya. Allah berfirman:“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”
Dan ternyata al istijabah al fauriyah ini nampak juga pada diri Ismail ketika menjawab:
“Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”
Kedua, shidqul istislam yakni kejujuran dalam melaksanakan perintah.
Allah berfirman: “Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).”
Inilah pemandangan yang sangat menegangkan. Bayangkan seorang ayah dengan jujur sedang siap-siap melakukan penyembelihan. Tanpa sedikitpun ragu. Kata aslamaa yang artinya keduanya berserah diri menunjukkan makna bahwa penyerahan diri tersebut tidak hanya terjadi sepihak, melainkan kedua belah pihak baik dari Ibrahim maupun Ismail. Di sanalah hakikat kehambaan benar-benar nampak. Bahwa sang hamba tidak ada pilihan kecuali patuh secara tulus kepada Tuhannya. Suatu teladan kehambaan yang harus ditiru setiap orang beriman yang berjuang menuju derajat kehambaan. Karenanya pada ayat 100 seteleh itu, Allah menegaskan bahwa keduanya benar-benar hamba-Nya, Allah berfirman: “Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.”
Dari sini nampak bahwa untuk mencapai derajat kehambaan sejati, tidak ada lain kecuali dengan membuktikan al istijabah al fauriyyah dan shidqul istislam. Nabi Ibrahim dan nabi Ismail telah membuktikan kedua hal tersebut. Allah swt. yang Maha Mengetahui telah merekamnya. Bila Allah yang mendeklarasikannya maka itu persaksian yang paling akurat. Tidak perlu diperbincangkan lagi. Bahkan Allah swt. mengabadikannya dengan menjadikan hari raya Idul Adha. Supaya semua hamba Allah setiap tahun selalu bercermin kepada nabi Ibrahim dan nabi Ismail.
Dengan demikian, esensi Idul Adha bukan semata ritual penyembelihan kurban, melainkan lebih dari itu, membangun semangat kehambaan nabi Ibrahim dan nabi Islamil dalam kehidupan sehari-hari.
Yang perlu dikritisi dalam hal ini, adalah bahwa banyak orang Islam masih mengambil sisi ritualnya saja, sementara esensi kehambaanya dilupakan. Sehingga setiap tahun umat Islam merayakan Idul Adha, tetapi prilaku kesehariannya menginjak-injak ajaran Allah swt. Apa-apa yang Allah haramkan dengan mudah dilanggar. Dan apa-apa yang Allah perintahkan diabaikan. Bukankah Allah berfirman udkhuluu fissilmi kaafaah? Tapi di manakah makna kaffah itu dalam dataran kehidupan umat Islam? Karena itu, setiap kita memasuki hari raya Idul Adha, yang pertama kali harus kita gelar adalah semangat kehambaan yang kaffah kepada Allah. Bukan kehambaan sepenggal-sepenggal, atau kehambaan musiman.
Berapa banyak orang Islam yang rajin mentaati Allah di bulan Ramadhan saja, sementara di luar Ramadhan tidak demikian.
Berapa banyak orang Islam yang rajin ke masjid selama di Makkah saja, sementara setelah kembali ke negerinya, mereka kembali berani berbuat dosa tanpa merasa takut sedikitpun.
Penetapan Idul Adha
Bahwa bila umat Islam meyakini, bahwa pilar dan inti dari ibadah haji adalah wukuf di Arafah, sementara Hari Arafah itu sendiri adalah hari ketika jamaah haji di tanah suci sedang melakukan wukuf di Arafah, sebagaimana sabda Nabi saw.:
اَلْحَجُّ عَرَفَةُ
Ibadah haji adalah (wukuf) di Arafah. (HR at-Tirmidzi, Ibn Majah, al-Baihaqi, ad-Daruquthni, Ahmad, dan al-Hakim. Al-Hakim berkomentar, “Hadits ini sahih, sekalipun beliau berdua [Bukhari-Muslim] tidak mengeluarkannya”).Juga sabda beliau:
فِطْرُكُمْ يَوْمَ تُفْطِرُوْنَ وَأَضْحَاكُمْ يَوْمَ تُضَحُّوْنَ، وَعَرَفَةُ يَوْمَ تُعَرِّفُوْنَ
Hari Raya Idul Fitri kalian adalah hari ketika kalian berbuka (usai puasa Ramadhan), dan Hari Raya Idul Adha kalian adalah hari ketika kalian menyembelih kurban, sedangkan Hari Arafah adalah hari ketika kalian (jamaah haji) berkumpul di Arafah. (HR as-Syafii dari ‘Aisyah, dalam al-Umm, juz I, hal. 230).Maka mestinya, umat Islam di seluruh dunia yang tidak sedang menunaikan ibadah haji menjadikan penentuan hari Arafah di tanah suci sebagai pedoman. Bukan berjalan sendiri-sendiri seperti sekarang ini. Apalagi Nabi Muhammad juga telah menegaskan hal itu. Dalam hadits yang dituturkan oleh Husain bin al-Harits al-Jadali berkata, bahwa amir Makkah pernah menyampaikan khutbah, kemudian berkata:
أَنْ نَنْسُكَ لِلرُّؤْيَةِ فَإِنْ لَمْ نَرَهُ وَشَهِدَ شَاهِدَا عَدْلٍ نَسَكْنَا بِشَهَادَتِهِمَا عَهِدَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللهِ
Hadits ini menjelaskan: Pertama, bahwa pelaksanaan ibadah haji harus didasarkan kepada hasil ru’yat hilal 1 Dzulhijjah, sehingga kapan wukuf dan Idul Adhanya bisa ditetapkan. Kedua, pesan Nabi kepada amir Makkah, sebagai penguasa wilayah, tempat di mana perhelatan haji dilaksanakan, untuk melakukan ru’yat; jika tidak berhasil, maka ru’yat orang lain, yang menyatakan kesaksiannya kepada amir Makkah.
Wallahu a’lam bishshawab.
Sumber : *dari berbagai sumber*
Rabu, 03 Desember 2008
Tidur Berkualitas
Tidur yang cukup di malam hari sangat penting bagi tubuh. Tidur merupakan fase dimana tubuh melakukan pemulihan setelah sehari penuh beraktivitas. orang dewasa memerlukan minimal 6 - 8 jam untuk tidur demi menyegarkan kembali pikiran dan tubuh.
Apabila anda kurang tidur, maka aktivitas keesokan harinya akan terganggu karena kurangnya daya konsentrasi otak dan tubuh masih lemas. Oleh karena itu, tidur berkualitas sangat diperlukan, terutama bagi anda yang mempunyai aktivitas tinggi.
Tidur yang berkualitas bisa anda dapatkan dengan beberapa cara. Sebaiknya kurangi asupan kafein sebelum anda tidur. Kafein berfungsi merangsang otak, akibatnya orang yang sangat peka cenderung sulit tidur setelah mengkonsumsi kafein. Efek yang sama juga cenderung dialami seseorang yang mengkonsumsi alkohol dan merokok.
Hindari bekerja terlalu berat, karena dapat memacu hormon kortisol, yang biasanya meningkat di pagi hari untuk mempersiapkan tubuh melakukan kegiatan. Apabila dipicu dengan kegiatan yang memakan energi, hormon ini akan muncul lebih cepat dan anda pun akan terbangun di tengah malam.
Satu jam sebelum tidur, lakukan aktivitas yang menenangkan seperti mendengarkan musik, meditasi, yoga, mandi air hangat atau menina-bobokan buah hati anda (bagi yang sudah berkeluarga dan memiliki balita). Hindari pembahasan atau pembicaraan yang memeras otak. Anda dapat membahasnya di pagi hari saat pikiran dan tubuh kembali segar.
Baringkan tubuh di tempat yang nyaman, dan sedikit demi sedikit kendurkan setiap bagian tubuh sambil membayangkan tempat yang menyenangkan.
Kenakan baju tidur yang membuat anda merasa nyaman. Suhu tubuh cenderung turun menjelang tidur, namun akan kembali meningkat di tengah malam, dan kembali turun menjelang terbangu. Karenanya, pilihlah jenis baju tidur yang dapat membuat anda bertahan melalui perubahan suhu tubuh ini. Kenakan selapis baju di saat musim kemarau, dan sediakan selimut saat musim hujan.
Rancang suasana menenangkan di kamar tidur. Pilih cat dan pelapis dinding berwarna hijau atau biru, redupkan penerangan di kamar tidur. Sinar yang berlebihan dan warna yang terlalu cerah cenderung menstimulasi panca indra, sehingga tidak bisa beristirahat secara optimal.
Semoga tips ini bermanfaat bagi anda semua.
Kamis, 27 November 2008
Arti Persahabatan
t'snyum sat melihat senyumannya....
sedih sat melihat dy menangis....
senang sat melihat dy tertawa....
(inilah perasaan s'orang sahabat)
Persahabatan tidak terjalin begitu saja,,, persahabatan terjalin karna adanya suatu proses... ibarat baju,,, untuk jd sebuah baju hrs melalui bnyk proses,,, begitu jg persahabatan...Terkadang suka terkadang duka,,, manis pahit,,, tawa tangis,,, kecewa bahagia,,, itulah warna warni dalam jalinan persahabatan,,, tapi itulah indahnya persahabatan,,, persahabatan tidak dapat di ukur dengan materi,,, persahabatan tidak bisa digantikan dengan apapun....

Sahabat dy yg selalu ada sat qt butuhkan,,, selalu menghibur sat qt sedih,,, memberikan semangat dan dorongan sat qt terpuruk,,, memberikan solusi sat qt bimbang,,, saling menjaga,,, saling membantu,,, saling memberi,,, saling berbagi,,, saling mengingatkan,,, mengingatkan ketika menyimpang,,, memaafkan ketika melakukan kesalahan... Sahabat selalu ada tuk menemani qt sat susah maupun senang... Kerinduan selalu menjadi bagian dari hidup sahabatnya...
Persahabatan tidak mengenal pamrih,,, persahabatan yang tulus di landasi rasa kasih dan sayang untuk saling melindungi,,, persahabatan yag murni semata-mata hanya mengharap ridha dari ALLAH SWT.Namun terkadang tidak semua jalinan persahabatan memiliki akhir bahagia,,, sering kali ada juga pengkhiatan dari s'orang sahabat... Makanya pelihara dan pupuk persahabatan qt dengan ketulusan,,, kejujuran,,, kesetiaan,,, kepercayaan,,, agar persahabatan tetap terjalin indah dan bahagia...
Siapakah sahabat sejatimu???
Siapa yang ada sat qt kesulitan???
Siapa yang menghampirimu sat mua pergi menjauh???
Rabu, 26 November 2008
Renungan Bagi Kita Semua.....
Murid 1 = " Orang tua "
Murid 2 = " Guru "
Murid 3 = " Teman "
Murid 4 = " Kaum kerabat "
Imam Ghazali = "Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Surah Ali-Imran :185)."
Imam Ghazali = "Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?"
Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "
Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri."
Imam Ghazali = "Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?"
Murid 1 = " Negeri Cina "
Murid 2 = " Bulan "
Murid 3 = " Matahari "
Murid 4 = " Bintang-bintang "
Iman Ghazali = "Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU Bagaimanapun kita apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama."
Iman Ghazali = "Apa yang paling besar didunia ini?"
Murid 1 = " Gunung "
Murid 2 = " Matahari "
Murid 3 = " Bumi "
Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.."
IMAM GHAZALI = " Apa yang paling berat didunia? "
Murid 1 = " Baja "
Murid 2 = " Besi "
Murid 3 = " Gajah "
Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."
Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini?"
Murid 1 = " Kapas"
Murid 2 = " Angin "
Murid 3 = " Debu "
Murid 4 = " Daun-daun"
Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SHALAT Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan shalat.."
"sampaikanlah walau satu ayat"....
Rabu, 19 November 2008
Mawar Merah di Langit,,, Tanda Kiamat???
Tulisan ini qU dapat dari kiriman email seorang sahabat....
PERENUNAGAN BAGI KITA SEMUA.....
Subhanallah. ..... Maha benar Allah dengan segala firmanNya ............
Subhanalloh…… Allahu Akbar ……
Semoga kita semua senantiasa mendapatkan Nikmat Iman, Islam & Istiqomah untuk selalu menjalankan Perintah-NYA
Amien ya rabbal'alamin......
AMBIL IKTIBAR WAHAI ORANG YANG MEMPUNYAI PENGLIHATAN ! GAMBAR INI DIREKAM SECARA TIDAK SENGAJA OLEH NASA.... TERDAPAT OBJEK DILANGIT YG PECAH....
DLM BEBERAPA BULAN YG LALU DALAM AKHBAR AL-AHRAM DAN LAMAN WEB NASA IANYA MENJADI BUKTI DALIL KEBENARAN ISLAM....... ALANGKAH BENARNYA ALLAH S.W.T BERFIRMAN;
"SELAIN ITU SESUNGGUHNYA (NGERI) TATKALA LANGIT PECAH-BELAH LALU... MENJADILAH MAWAR MERAH, BERKILAT SEPERTI MINYAK" * * *
AYAT INI MENGGAMBARKAN KEHANCURAN ALAM LANGIT KETIKA HAMPIR KIAMAT
BERINGATLAH DAN JANGAN ALPA KEPADA KEDUNIAAN..................
PERBANYAKKAN KEBAJIKAN DUNIA DAN AKHIRAT...................
DUNIA KIAN HAMPIR KE AKHIR ZAMAN..........
37. Maka apabila langit Telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
38. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Selengkapnya...
Jumat, 31 Oktober 2008
SUARA HATI
Ketika qU semaikan berjuta benih
Rasa dan asa
Yang tumbuh hanya ilalang
tak sedap di pandang mata
qU gugah kau dengan harmoni
dari gubahan cinta dalam melodi
Kau iringi dengan
Nada sumbang dari ironi
yang kau maknai
sebagai caci maki
Lihat dimata qU
disana ada hati terdalam
yang perlu kau selami
Menengadah di kebutaanmu
yang kau butuhkan hanya pelita
dari sanubari rasa peka
Rasakan hembusan kesucian sebuah cinta
qU manusia bisa tersakiti dan berlari pergi
Sabtu, 25 Oktober 2008
BERITA DARI MASJID NABAWI
SEBELUMNYA MAAF UNTUK YG NON MOSLEM.....
BERITA DARI MASJID NABAWI .......
BERITA PENTING..... .....
BERITA UNTUK UMMAT ISLAM DISELURUH DUNIA.
SURAT INI DATANGNYA DARI SYEKH ACHMAD DI SAUDI ARABIA :
"AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD SAW" WASIAT UNTUK SELURUH UMMAT ISLAM DARI SYEKH ACHMAD SEORANG PENJAGA MAKAM RASULULLAH DI MADINAH, YAITU DI MESJID NABAWI SAUDI ARABIA.
"Pada malam tatkala hamba membaca Al-Quran di makam Rasulullah, dan Hamba sampai tertidur, lalu hamba bermimpi. Didalam mimpi hamba bertemu dengan Rasulullah SAW, dan beliau berkata,
"Didalam 60.000 orang yang meninggal dunia, diantara, bilangan itu tidak ada seorangpun yang mati beriman dikarenakan :
1. Seorang istri tidak lagi mendengar kata-kata suaminya.
2. Orang yang kaya yang mampu, tidak lagi melambangkan atau Menimbangkan rasa belas kasih kepada orang-orang miskin.
3. Sudah banyak yang tidak berzakat, tidak berpuasa, tidak sholat dan tidak menunaikan ibadah haji, padahal mereka-mereka ini mampu melaksanakan.
Oleh sebab itu wahai Syekh Achmad engkau sabdakan kepada semua ummat manusia di dunia supaya berbuat kebajikan dan menyembah kepada Allah SWT."
Demikian pesan Rasulullah kepada hamba.
Maka berdasarkan pesan Rasulullah tersebut dan oleh karenanya hamba berpesan kepada segenap Ummat Islam di dunia :
1. Bersalawatlah 20 kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW.
2. Janganlah bermalas-malasan untuk mengerjakan sholat 5 ( lima ) waktu.
3. Bershadaqoh dan berzakatlah dengan segera, santuni anak-anak yatim piatu.
4. Berpuasalah di bulan ramadhan serta kalau mampu tunaikan segera ibadah haji.
PERHATIAN :
Bagi siapa saja yang membaca surat ini hendaklah menyalin/mengcopynya, untuk disampaikan orang-orang lain yang beriman.
Hari kiamat PASTI akan tiba, dan batu bintang akan terbit, Al-Quran akan hilang dan matahari akan dekat diatas kepala, saat itulah manusia akan panik.
Itulah akibat dari kelakuan mereka yang selalu menuruti hawa nafsu dalam jiwa.
Dan20Barang siapa yang menyebarkan surat ini sebanyak 20 (dua puluh) lembar dan disebarkan kepada teman-teman/ rekan-rekan anda atau Masyarakat Islam sekitarnya, maka percayalah akan balasan dari ridho Allah SWT.
Amin Yaa Rabbal'Alamin...................
Kamis, 25 September 2008
Minal Aidzin Walfaidzin......
Walaupun masih beberapa hari lagi tapi qU mo ngucapin :
Dapatkan Mesej Bergambar Di Sini
TAQABBALAHHU MINNA WAMINKUM
SHIYAMANA WASHIYAMAKUM
Ketika hati berburuk sangka
Banyak tindakan yang menyakiti
Mohon di bukakan pintu maaf
Atas segala Khilaf
Bersihkan hati untuk menyambut
bulan penuh kemenangan
Hati terkadang salah menduga
Lidah terkadang salah berucap
Mari kita sucikan hati
Di bulan yang penuh kemuliaan
Minal aidzin walfaidzin
Mohon maaf lahir dan bathin
Met Idul Fitri y,,, mao mudik dulu nech,,, kangen ma kampung halaman... Bagi temen-temen yang mao mudik juga,,, selamat jalan 'n ati-ati di jalan ya,,, semoga selamat sampai tujuan...
Rabu, 10 September 2008
H I D U P.....
Jalanilah hidup ini dengan apa adanya,,, biarkan air mengalir,,, asalkan kita jangan sampai tergelincir dan terbawa arus yang salah...
Hidup ini indah bila kita tau mana jalan yang benar yang harus kita tempuh... Namun apabila kita salah mengambil jalan,,, segeralah berdo'a dan mohon ampun serta petunjuk dari yang Kuasa...
Hidup itu seperti roda terus berputar,,, ga selamanya kita ada dibawah/diatas... dan ga selamanya hidup kita susah atau menderita... Adakalah kita merasakan kebahagian,,, namun ketika diberi kebahagiaan kita jangan sampai lupa diri...
Kadang dalam hidup ini kita selalu dihadapkan pada masalah,,, yang mungkin ga ada habisnya,,, tapi jangan jadikan masalah itu sebagai sebuah beban,,, melainkan sebagai ujian dan cobaan krna ujian dan cobaan merupakan hadiah dari sang Khaliq untuk kita umatnya yang sangat di sayangi,,, agar keimanan kita semakin kuat... Dan jangan sekali-kali menyesali sesuatu yang sudah terjadi,,, karna penyesalan hanya akan membuat hidup kita lebih menderita dan sengsara...
Sepahit apapun kenyataan hidup mu terimalah dengan lapang dada dan penuh keikhlasan,,, krna dengan begitu hidup ini akan terasa lebih indah...
Kita hidup di dunia ini hanyalah sementara,,, dunia ini hanyalah persinggahan menuju hidup yang sesungguhnya yaitu di akhirat nanti...
Isi coretan ini masih banyak kekurangan jadi qU mohon muv dan mohon saran 'n masukannya jg y dr pembaca semuanya....
Senin, 08 September 2008
K E N A N G A N.......
Terkadang indah.....
Terkadang layu
Membawa kenangan ke masa yang telah lalu
Disitu lajunya zaman
begitu juga kehidupan
Suka dan duka datang silih berganti
Terukir masa-masa romatis
Antara insan-insan
Yang punya rasa,,, cipta,,, cinta dan cita-cita
Yang sulit untuk di lupakan
Disini aku tuliskan
Untaian-untaian kalimat yang bergejolak dalam dada
Menumpahkan segala angan-angan yang ada
Kenangan adalah bayangan
Yang selalu memburu datang menghadang
Disaat kebencian dan kerinduan
Menjelma jadi khayalan
~Iyaw NR~

